Rabu, 25 Oktober 2017

Panduan Smart Competition 2017


1.      Tema : Menggali Kreatifitas dan Imajinasi serta Potensi Mahasiswa di Bidang Akademik

2.      Deskripsi Kegiatan : Bentuk kegiatan yang diselenggarakan adalah kompetisi dengan bentukan cerdas cermat di mana peserta saling bersaing untuk menjawab pertanyaan berkaitan dengan bidang keilmuan Teknik Perminyakan, Teknik Kimia, Fire and Safety / K3 secara cepat dan tepat.

3.      Peserta Lomba :

·         Mahasiswa/i D3 angkatan 14 dan 15 dengan ketentuan jurusan Teknik Perminyakan, Teknik Kimia, Fire and Safety Akamigas Balongan Indramayu

4.      Syarat Pendaftaran

a.       Peserta kompetisi berkelompok (satu kelompok terdiri dari 3 orang termasuk 1 orang sebagai ketua) dengan anggota kelompok berasal dari kelas masing – masing atau yang mewakili prodinya.

5.      Pendaftaran

a.       Periode pendaftaran 18 September  – 24 Oktober 2017, dilakukan secara online maupun dengan pihak panitia yang bersangkutan.  

b.      Technical Meeting untuk pelaksanaan perlombaan akan diadakan pada tanggal 25 Oktober 2017 secara online melalui website resmi kami yaitu http://reamigas2017.blogspot.co.id dan peserta dapat mengunduh file guide book di website tersebut.

6.      Sistem kompetisi 

a.       Tahap Semi Final ‘

Sembilan tim dengan poin tertinggi pada tahap penyisihan dibentuk menjadi 3 kelompok yang setiap kelompoknya akan bersaing dalam kompetisi tanggal 28 Agustus 2017.

b.      Tahap Grand Final

Tiga tim dengan poin tertinggi pada masing-masing kelompok dari tahap semi final akan bersaing dalam kompetisi tahap akhir dengan tingkat kesulitan soal yang lebih tinggi. Pada tahap ini akan ditentukan juara 1, juara 2, dan juara 3.







7.      Ketentuan Kompetisi

SEMI FINAL TEST

·         Tahap Semi Final

a.       Tahap Semi Final dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2017 pada pukul 09.00 WIB.

b.      Peserta yang berhak mengikuti perlombaan tahap ini adalah tim yang terdaftar dan memenuhi syarat administratif yang ditentukan.

c.       Apabila pada perlombaan peserta tidak hadir maka akan didiskualifikasi.

d.      Pemenang adalah tim yang mendapatkan poin tertinggi sesuai mekanisme babak yang ditentukan.

·         Ketentuan Soal dan Pengerjaan

a.       6 tim akan dibagi menjadi tiga kelompok yang akan bersaing pada babak final.

b.      Tim pada masing-masing kelompok yang mendapat poin tertinggi akan maju ke babak grand final.

c.       Setiap 1 sesi terdiri dari tiga tim yang sama dimana setiap ketua mengambil undian dan akan bersaing sebagai kelompok A, B dan C.

d.      Masing-masing tim akan menjawab 5 pertanyaan wajib yang telah disediakan didalam amplop, dengan contoh ketentuan perbandingan soal Teknik Perminyakan, Teknik Kimia, Fire and Safety sbb :

-          2 : 1 : 2

-          1 : 2 : 2

-          2 : 2 : 1, dst.

e.       Sebelum pertanyaan dalam amplop diserahkan kepada moderator, amplop terlebih dahulu akan dipilih oleh peserta.

f.        Lalu pertanyaan akan dibacakan oleh moderator.

g.      Moderator akan membacakan pertanyaan selama -/+ 1 menit  dan peserta diberikan waktu 1 menit untuk menjawab (ada moderator, time  keeper, skor keeper)

h.      Untuk pertanyaan rebutan moderator terlebih dahulu membacakan pertanyaan dan tim yang menekan bel pertama kali akan diberi kesempatan untuk menjawab. (tidak ada moderator, skor keeper)

i.        Untuk soal rebutan, terdiri dari 6 soal.

j.        Peserta tidak boleh menekan bel sebelum moderator selesai membacakan soal, apabila peserta melakukan hal tersebut maka moderator akan berhenti membacakan soal dan peserta harus menjawab.

k.      Pada pertanyaan wajib apabila tim tidak dapat menjawab maka nilai nol.

·         Ketentuan penilaian

a.       Skor untuk 1 soal pertanyaan wajib adalah benar = 20, salah = 0, tidak menjawab = 0.

b.      Tidak ada pelemparan soal dan soal dinyatakan gugur apabila tidak menjawab atau menjawab dengan jawaban salah.

c.       Skor pada pertanyaan rebutan jika benar = 50, salah = 0.

d.      Apabila jumlah skor seri dan diraih oleh 2 tim maka akan diberikan 3 pertanyaan tambahan untuk mencari pemenang pada babak tersebut.

e.       Skor untuk pertanyaan tambahan benar = 20, salah = -10, tidak jawab = -5.

GRAND FINAL

·         Tahap grand final dilaksanakan setelah medapat pemenang pada tahap semi final.

a.       Peserta yang berhak mengikuti tahap grand final adalah 3 tim yang mendapatkan poin tertinggi pada masing-masing tahap final.

b.      Apabila pada perlombaan tahap grand final peserta tidak hadir maka akan didiskualifikasi.

c.       Pemenang adalah tim yang mendapatkan poin tertinggi sesuai mekanisme babak yang ditentukan.

·         Ketentuan Soal dan Pengerjaan

a.       3 tim akan bersaing pada babak grand final.

b.      Tim yang mendapat poin tertinggi akan menjadi pemenang pada smart competition reamigas.

c.       Masing-masing tim akan menjawab 5 pertanyaan wajib yang disediakan dalam amplop.

d.      Seperti biasa pertanyaan akan dibacakan oleh moderator.

e.       Moderator akan membacakan pertanyaan selama -/+ 1 menit dan peserta diberikan waktu 1 menit untuk menjawab (ada moderator, time  kipper, skor kipper)

f.        Peserta tidak boleh menekan bel sebelum moderator selesai membacakan soal, apabila peserta melakukan hal tersebut maka moderator akan berhenti membacakan soal dan peserta/tim yang menekan bel harus menjawab.

g.      Pada sesi ini soal wajib bisa berubah menjadi soal rebutan apabila pertanyaan wajib tidak dapat dijawab, maka pertanyaan akan dilempar ke tim lainnya.

·         Ketentuan penilaian

a.       Skor untuk pertanyaan wajib adalah benar = 100, salah = -50, tidak menjawab = 0.

b.      Skor pada pertanyaan wajib yang dilempar kepada tim lainnya akan mendapatkan poin yang sama.

c.       Apabila terdapat 2 tim yang mempunyai skor akhir yang sama, maka akan diberikan 3 pertanyaan tambahan untuk kedua tim agar diperoleh pemenang pada babak tersebut.

d.      Skor untuk pertanyaan tambahan benar = 20, salah = -10, tidak jawab =  -5.

8.      Cakupan materi smart competition

Tekim

·         Jenis-Jenis Destilasi dan peralatan unitnya

·         Heat Exchanger dan Impurities

·         Proses Instrumentasi Kimia

·         Hydrotreating Process (Reaksi yang tejadi di unit hydrotreating, Feed dan Produk, dan Troubleshooting)

·         Hydrocracking Process (Reaksi yang tejadi di unit hydrocracking, Feed dan Produk, dan Troubleshooting)

·         Hydrogen Production Unit (Proses, Feed dan Produk dan Troubleshooting)

·         Delayed Coking Unit (Teori, Feed dan Produk dan Troubleshooting)

·         Visbreaking Process (Teori, Feed dan Produk dan Troubleshooting)

·         Amine Unit (Teori, Feed dan Produk dan Troubleshooting)

·         Istilah – istilah dari proses diatas



Teknik Perminyakan

·         Petroleum System

·         Tahapan – tahapan persiapan dalam  Pemboran Minyak

·         Jenis Kontrak Kerjasama

·         5 Sistem Pemboran (Peralatan, Proses, Troubleshooting)

·         Logging

·         Sifat Fisik Batuan dan Fluida Reservoir

·         Jenis – jenis metode pemboran (contoh : Directional Drilling, Vertical Drilling, Horizontal Drilling; mencakup : Peralatan, Proses, Troubleshooting)

·         Sistem Produksi pada Pemboran Minyak (contoh proses : well completion, artificial lift, EOR, fishing tool; mencakup : Peralatan, Proses, Troubleshooting)Istilah – istilah dari proses diatas

·         Istilah – istilah dari proses diatas

Fire and Safety

·         Pengantar dan Penanggulangan Kebakaran I

·         Dasar-Dasar Keselamatan Kerja

·         Perundangan Safety

·         First AID

·         Hygiene Industri

·         Ergonomi

·         Perundangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

·         AMDAL

·         Safety Kontruksi

·         Bahaya Fisik

·         Proses Industri











9.      Peraturan Acara Smart Competition

·         Peserta datang 15 menit sebelum acara dimulai, bagi peserta yang terlambat akan di diskualifikasi secara langsung.

·         Peserta menggunakan pakaian bebas rapi dan bersepatu.

·         Selain panitia dan peserta Smart Competition, dilarang memasuki ruangan kompetisi.

·         Peserta tidak diperkenankan membuka catatan, Handphone atau referensi lain selama pengerjaan soal Smart Competition berlangsung.

·         Peserta yang didapati berbuat curang akan di diskualifikasi.

10.  Hadiah yang diperoleh

Juara 1 = Rp. 1.000.000,- + Free Seminar Nasional Tickets + Certificate + Charter

Juara 2 = Rp. 750.000,- + Certificate + Charter

Juara 3 = Rp. 200.000,-  + Certificate + Charter

11.  Fasilitas yang diperoleh :

·         Certificate Participants

·         Free Lunch

·         Stand by committe

·         Reamigas Souvenir 1.


Panduan kegiatan Debate Competition REAMIGAS 2017





PENGANTAR



Puji syukur kepada Tuhan YME yang telah menuntun kami dalam menyelesaikan Panduan kegiatan Debate Competition tingkat Universitas Wilayah JAWA BARAT. Adapun nama kegiatan yang kami usulkan adalah Rangkaian Event Akamigas 2017 atau REAMIGAS-2017.

REAMIGAS-2017 merupakan merupakan program yang dicanangkan oleh Media Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Akamigas Balongan bersama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan yang ada di Akamigas Balongan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (Departemen Pendidikan) dalam rangka mengembangkan kemampuan mahasiwa dalam bidang keilmuan dan keprofesian serta menumbuhkan semangat konservasi energi kepada Masyarakat khususnya Pelajar dan Mahasiswa.

Akhirnya, panitia mengharapkan dukungan moral dan material dari semua unsur Akamigas Balongan untuk pelaksanaan kegiatan ini.



Panitia,

REAMIGAS-2017


PENDAHULUAN


1.1.               Latar Belakang


Indonesia memiliki sumber daya energi yang tergolong melimpah. Hampir semua jenis energi ada dalam wilayah Indonesia. Sehingga upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang cukup dan terjangkau merupakan faktor esensial dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan, memperbaiki kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Namun seiring pertumbuhan ekonomi  masyarakat Indonesia tentunya berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan energi.

Hal tersebut merupakan tantangan yang tidak ringan guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional. Untuk itu pemerintah telah menyiapkan Kebijakan Energi Nasional (KEN) sebagai arah dan pedoman pengelolaan energi nasional.

Tantangan terbesar ketahanan energi adalah masih besarnya ketergantungan Indonesia terhadap minyak bumi. Akibat produksi yang terus mengalami penurunan serta konsumsi yang terus meningkat menyebabkan impor minyak bumi semakin besar. Selain itu kebijakan subsidi harga BBM juga dinilai membuat pengembangan sumber energi EBT (Energi Baru Terbaharukan) tidak berjalan dengan baik. Karena hal tersebut timbullah kebijakan subsidi energi fosil, terutama minyak bumi secara bertahap harus segera dihapus agar masyarakat perlahan-lahan dapat beralih kepada penggunaan energi terbarukan sehingga penggunaan EBT diberikan insentif. Namun hal tersebut sangat dieluhkan oleh masyarakat karena energi fosil merupakan komoditi utama dalam sektor energi.

Peran perguruan tinggi sangat penting dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui kebijakan energi nasional. peran perguruan tinggi sebagaimana fungsi Tri Dharmanya yang memiliki sumber daya manusia dinamis dan tidak terbatas dalam berperan untuk mendukung keberhasilan mengamankan kebijakan energi Indonesia menuju 2050. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi/ mahasiswa yaitu dapat berperan melalaui: Pengawalan terhadap implementasi regulasi-regulasi sektor energi; Penelitian pengembangan energi terbarukan untuk bisa lebih efisisen; Penelitian penelitian inovasi menemukan pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan; Peningkatan inovasi inovasi teknologi energi agar ketergantungan terhadap Negara lain menurun. Hal lain yang juga dapat dilakukan perguruan tinggi yaitu: memberi dukungan kajian terhadap arah dan implementasi kebijakan-kebijakan pengelolaan energi agar terjamin keamanannya (secure) dan berkelanjutan (sustain): misalnya kebijakan exploitasi dan ekspor, tarif listrik nasional, sistem kelistrikan nasional, feed in tarif terhadap energi terbarukan, sektor transportasi yang lebih efisien, subsidi energi.

Dalam menjawab tantangan tersebut, Akademi Minyak dan Gas Balongan Debate Competiiton dengan Judul “Oil & Gas Breaktrough and New Paradims Energy In Indonesia”. Kegiatan ini diadakan agar di kalangan Mahasiswa dapat berperan aktif dalam memberi dukungan kajian terhadap arah dan implementasi kebijakan-kebijakan pengelolaan energi.

1.2.               Tema


“Debate Competition” (REAMIGAS-2017), Oil & Gas Breaktrough and New Paradims Energy In Indonesia.

1.3.               Tujuan


1.3.1.      Mengasah kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan argumentasi.

1.3.2.      Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mendirikan Kemandirian Energi.

1.3.3.      Meningkatkan daya saing mahasiswa dalam berperan aktif untuk memberi dukungan terhadap energi terbarukan di Indonesia.

1.4.               Target


Tercapainya semua tujuan yang telah ditetapkan.

1.5.               Peserta


Mahasiswa Universitas wilayah Jawa Barat (berbagai jurusan):

a.       Institut Teknologi Bandung

b.      Universitas Padjajaran

c.       Institut Teknologi Sains Bandung

d.      Politeknik Indramayu

e.       Akademi Minyak dan Gas Balongan



Tata Tertib Baku peserta Debate Competition REAMIGAS-2017 adalah:

A.    Peserta

a.       Peserta adalah mahasiswa S1 atau DIII aktif perguruan tinggi wilayah Jawa Barat

b.      Satu tim terdiri atas 3 Speaker.

c.       Setiap peserta hanya boleh menjadi anggota sebuah tim

d.      Anggota tim tidak boleh diganti.

e.       Setiap Perguruan Tinggi berhak mengirimkan maksimal 3 (tiga) tim.

f.        Tim boleh dibentuk dari mahasiswa yang berbeda fakultas/ jurusan selama masih dari Universitas yang sama.

g.      Peserta Wajib menggunakan pakaian yang sopan dan rapih dan Name Tag saat perlombaan.

h.      Peserta harus menghormati panitia dan peserta lainnya.

i.        Peserta diharapkan hadir ke tempat acara tepat waktu. Keterlambatan akan beresiko diskualifikasi. Keterlambatan bukan tanggung jawab panitia.

j.        Dimohon untuk tidak membunyikan handphone selama acara.

k.      Peserta diperbolehkan untuk membuka referensi HANYA pada saat Case building selama 20 menit.

l.        Peserta harus sudah pada formasi 5 menit sebelum perlombaan dimulai.

m.    Peserta dilarang membawa handphone/alat komunikasi lain, referensi maupun Buku (hanya diperbolehkan membawa Buku catatan yang telah disiapkan oleh panitia) selama debate dimulai.

n.      Peserta dilarang makan saat sedang bertanding.

o.      Diharapkan peserta tidak meninggalkan tempat berlangsungnya lomba, kecuali jika hal yang sangat mendesak peserta bisa meminta izin kepada panitia.

p.      Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, sehingga peserta diminta untuk tidak melakukan tindakan yang memprovokasi atau anarkis jika tidak dinyatakan menang.

q.      Panitia berhak memperingatkan dan mendiskualifikasi peserta apabila persyaratan di atas tidak dipenuhi.

r.        Seluruh Peraturan dan Tata Tertib dari panitia tidak dapat diganggu gugat.



2.      SISTEM, PELAKSANAAN, DAN FORMAT LOMBA


2.1.               Sistem Lomba


Sistem debat yang digunakan dalam Debate Competition REAMIGAS-2017 adalah Asian Parliamentary System (APS) dengan tahapan sbb:

  • Quarter Final Rounds. Babak ini merupakan babak perempat final. Dalam babak ini, terdapat 10 tim terbagi dalam 1 ruang debat. 4 (empat) tim terbaik akan maju ke babak berikutnya.
  • Semifinal Rounds. Babak ini mempertemukan 4 tim terbaik yang terbagi dalam satu ruang debat. 2 (dua) tim terbaik akan maju ke babak selanjutnya.
  • Grand Final Round. Babak ini merupakan babak puncak yang mempertemukan 2 (dua) tim terbaik dalam satu ruangan. Dari babak ini, akan dipilih Juara 1 dan 2.

2.2.            Pelaksanaan Lomba


2.2.1.                       Tahap Persiapan


·         Ruangan pertandingan, Match-ups  dan Case building akan diumumkan sebelum mosi debat dirilis.

·         Materi-materi yang telah di persiapkan (print-out materi, koran, majalah, dan media elektronik) dapat digunakan dalam waktu persiapan/ Case building selama 20 Menit. Materi yang telah dipersiapkan dapat dibawa dalam pertandingan, namun tidak dapat digunakan saat sedang menyampaikan pendapat.

·         Masing – masing pembicara dalam tim diperbolehkan membawa/membaca buku catatan dari panitia saat menyampaikan pendapat, asal tidak mengganggu performance.

·         Tim harus melakukan persiapan sendiri. Setelah mosi  mosi dirilis, tidak diperbolehkan adanya kontak antara tim dengan siapapun dengan maksud membantu proses persiapan debat. Untuk menghindari hal tersebut, alat komunikasi peserta dilarang untuk digunakan dan untuk sementara akan dikumpulkan pada panitia dan saat pertandingan berlangsung.

·         Tim diharuskan menempati posisi masing-masing yang telah ditentukan  5 menit sebelum waktu kompetisi dimulai.

·         Tim dianggap gugur apabila ketika waktu gilirannya tidak ada dalam ruangan dan tidak ada toleransi waktu untuk menunggu.

·         Pertandingan debat akan dimulai setelah waktu persiapan/ Case building (20 menit) usai, dan panel juri telah tiba dalam ruangan tersebut.



2.2.2.                       Alokasi Waktu


Dua tim  berhadapan sebagai affirmative (Government)  dan negative Team (Opposition) yang masing-masing beranggotakan 3 (tiga) orang peserta. Setiap team dikelompokan sebagai 1st speaker, 2nd speaker, 3rd speaker dan Reply Speaker. Pembicara I, II dan III memiliki waktu 3 menit untuk menyampaikan argummennya. Debat diakhiri dengan reply speech (2 menit) yaitu penyampaian rangkuman oleh  reply speaker  yang ditentukan sendiri oleh tim debat.

2.2.3.                       Matching Team


Pada babak Quarter Final, penentuan lawan debat akan dilakukan secara acak (random). Pada babak semifinal akan ditentukan dengan Power Match System, dimana tim terlemah akan bertemu dengan tim terkuat.

2.3.            Format Lomba


·         Kompetisi ini menggunakan sistem gugur dalam setiap babak. Keseluruhannya dilaksanakan dalam 4 tahap, yakni perempat final, semi final, dan final.

·         Dalam setiap babak penyisihan terdiri dari beberapa sesi, yang akan diundi saat registrasi.

·         Dalam sebuah pertandingan terdiri atas 2 tim (Tim Pemerintah dan Tim Oposisi). Tim Pemerintah mendukung mosi (pro), sedangkan Tim Oposisi menentang mosi (kontra).

·         Debat akan dinilai oleh tiga orang Dewan Juri. Dari ketiga Dewan Juri ini akan ditetapkan salah satu juri oleh panitia penyelenggara sebagai Ketua Dewan Juri.

·         Durasi waktu debat akan diawasi oleh seorang time keeper yang telah ditunjuk oleh panitia penyelenggara.

·         Sebuah tim terdiri dari 3 orang anggota. Tim dapat bertanding jika anggotanya lengkap. Tim tidak dibolehkan mengganti atau menambahkan anggota selama pertandingan berlangsung. Anggota tim ini terbagi menjadi:

·         TIM PEMERINTAH atau TIM PRO

a.       1st

b.      2nd

c.       3rd

·         TIM OPOSISI atau TIM NEGATIF

a.      1st

b.      2nd

c.       3rd

·          Anggota tim memiliki kesempatan untuk bicara dengan urutan sebagai berikut:

a.      1st Pro

b.      1st Negatif

c.       2nd Pro

d.      2nd Negatif

e.       3rd Pro

f.        3rd Negatif

g.      Reply Speaker Opposition/Negatif (Pidato Jawaban disampaikan oleh 1st Negatif /2nd Negatif)

h.      Reply Speaker Government/pro (Pidato Jawaban disampaikan oleh 1st Pro /2nd Pro)

·         Poin (a) sampai (f) diatas merupakan pidato utama, sedangkan poin (g) dan (h) merupakan pidato jawaban atau kesimpulan.

·         Debat menggunakan Bahasa Indonesia yang baku.

·         Jalannya debat akan dipandu oleh seorang moderator (panitia)

2.3.1.                       Perhitungan Waktu


·         Dalam setiap sesi debat akan ada seorang timekeeper yang dipilih oleh dan dari panitia.

·         Tugas timekeeper adalah mengatur dan mengawasi waktu bicara setiap pembicara saat kompetisi berlangsung.

·         Penghitungan waktu dimulai saat pembicara memulai pidato.






Tim afirmatif
Tim negatif
Juru Bicara
4 menit
4 menit
Pendamping Kanan
3 menit
3 menit
Pendamping Kiri
3 menit
3 menit
Replay Speech
2 menit
2 menit
Total Waktu
24    Menit

·         Timekeeper akan memberi tanda waktu pada setiap pembicara dari tiap tim

a.    1 kali ketukan menandai berakhirnya menit pertama

b.    2 kali ketukan menandai berakhirnya menit kedua

c.     3 kali ketukan menandai berakhirnya menit ketiga

d.    Continue apabila waktu telah habis, hingga pembicara selesai

2.3.2.                       Definisi


·         Definisi adalah interpretasi dari mosi yang disampaikan oleh 1st Pro diawal pidatonya.

a.    Definisi harus beralasan dan masuk akal.

b.    Definisi harus menyatakan isu-isu atau permasalahan dalam mosi yang diperdebatkan, menyatakan arti dalam mosi yang memerlukan klarifikasi, dan menyajikannya secara jelas serta tautannya dengan mosi yang diperdebatkan.

·         Definisi tidak boleh mengandung:

a.    Sebuah Truisme (pernyataan yang kebenarannya tidak dapat disangkal atau diperdebatkan)

b.    Sebuah Tautologi (paparan yang syarat akan repetisi dan tidak menambah kejelasan dari maksud kalimat yang disampaikan)

c.     Gagasan Irasional (pernyataan yang disampaikan tidak didasari oleh landasan berpikir yang logis terhadap mosi yang diperdebatkan)

2.3.4    Poin Interupsi

         Interupsi dapat diberikan saat pidato utama disampaikan oleh pihak lawan, dimulai setelah akhir menit pertama hingga menit ke 3. Interupsi tidak dapat disampaikan saat pidato jawaban. Interupsi diindikasikan dengan anggota tim lawan yang berdiri dan meminta kepada pembicara yang sedang berpidato untuk melakukan interupsi. Pembicara yang sedang berpidato harus memberikan respon pada tim lawan yang meminta untuk melakukan interupsi dengan pernyataan menerima atau menolak interupsi yang diajukan. Jika interupsi diterima, maka interupsi harus berisi pertanyaan, klarifikasi, atau komentar yang disampaikan dalam 15 detik. Waktu pembicara yang sedang berpidato dan kemudian menerima interupsi tidak dihentikan selama interupsi disampaikan. Jika interupsi diterima, pembicara yang sedang berpidato harus merespon atau member jawaban atas interupsi yang disampaikan tim lawan dalam pidatonya.



3.      SUPPORTER


Setiap prodi/ kampus dapat membawa supporter (maksimal 5 orang) dengan kewajiban mematuhi tata tertib. Semua pengeluaran suporter merupakan tanggung jawab kampus/prodi pengirim. Panitia tidak menyediakan snack dan makan siang bagi suporter.







4.      PENJURIAN (adjudicator)


4.1.               Juri


Adjudicator berasal dari intern dan eksternal Akamigas Balongan Indramayu.

4.2.               Mekanisme Penilaian


a)    Penilaian berdasarkan APS

b)   Penilaian dilakukan performance individu dan team yang meliputi



b.1. Penilaian kasus meliputi: matter, manner, method.

·         Matter adalah seberapa jauh seorang pembicara mengetahui hal yang dibicarakan. Hal ini menyangkut penyusunan kasus yang terdiri dari argumen-argumen suportif dan logis yang disertai dengan pembuktian yang tepat. Secara keseluruhan matter  mengambil proporsi empat puluh persen (40%) dari keseluruhan performa pembicara.

·         Manner adalah gaya dan cara seorang pembicara memberikan argumentasinya. Hal ini meliputi intonasi, kontak mata, volume, bahasa tubuh, dan komunikasi-komunikasi non-verbal lainnya. Manner mengambil proporsi empat puluh persen (40%) dari keseluruhan performa pembicara.

·         Method adalah pengaturan dan pengorganisasian kasus seorang pembicara. Seorang pembicara mempunyai kewajiban untuk menyanggah, memberikan argumen dan memberikan kesimpulan dalam waktu yang telah diberikan, tidak lebih dan tidak kurang. Method mengambil proporsi dua puluh persen (20%) dari keseluruhan performa pembicara.

·         Dapat disimpulkan bahwa  matter, manner dan method merupakan keseluruhan dari performa seorang pembicara (seratus persen). Dan seorang juri berkewajiban untuk membuat tiga hal ini menjadi panduan utama dalam menilai sebuah debat.

b.2. Penilaian angka

·         Setelah seorang juri menilai kasus secara kualitatif, maka selanjutnya harus ada penilaian secara kuantitatif untuk diserahkan kepada tim tabulasi yang kemudian akan mempengaruhi peringkat  tim. Penilaian kuantitatif dilakukan dengan cara pengisian lembar juri.





·         Contoh Adjudicator sheet:

Government:

Speaker
Name
Matter
(27-33)
Manner
(27-33)
Method
(13-17)
Time
Total
1st












2nd












3rd
















(13-16)
(13-16)
(6-8)




Reply












Team Score 





Opposition:

Speaker
Name
Matter
(27-33)
Manner
(27-33)
Method
(13-17)
Time
Total
1st












2nd












3rd
















(13-16)
(13-16)
(6-8)




Reply












Team Score 



Winner            :

Margin :

                        Adjudicator:





(…………………………………………….)

Penjelasan Penilaian:

Nilai Kualitatif
Score Matter
Score Manner
Score Method
1st,2nd,3rd
Reply speaker
1st,2nd,3rd
Reply speaker
1st,2nd,3rd
Reply speaker
Sangat Kurang
27
13
27
13
13


Kurang
28
14
28
14
14
6
Sedang
29-30
15
29-30
15
15
7
Di atas rata-rata
31-32
17
31-32
17
16
8
Sempurna
33
17
33
17
17



Matter dan Manner (Masing-masing 40%):

27        : Sangat Kurang, diharapkan adanya perbaikan

28        : Kurang

29-30   : Sedang

31-32   : Di atas rata-rata

33        : Sempurna

Margin Kemenangan (Perbedaan nilai total kedua tim):

1-4       : Kemenangan tipis

5-8       : Kemenangan jelas dengan salah satu tim memiliki keunggulan yang terlihat

9-12     : Kemenangan mutlak yang sangat terlihat dari kedua tim

5.      PEMENANG


Pemenang terdiri atas : Pemenang I, II, dan III.

6.      MATERI LOMBA (MOTION)


Secara umum materi lomba (motion) meliputi isu-isu lokal mengenai Permasalahan Energi (Fosil non Fosil), Kebijakan Energi Terbarukan serta dampaknya terhadap masyarakat, antara lain:



1.   Tenaga Nuklir sebagai energi terbarukan di Indonesia

2.   Potensi energi sumber daya hayati untuk meningkatkan energi nasional

3.   Penggunaan sollar cell sebagai energi terbarukan

4.   Penggunaan gas hidrat sebagai sumber energi alternatif

5.   Pembangkit listrik tenaga surya sebagai energi alternatif

6.   Energi panas bumi sebagai energi alternatif

7.   Prioritas perusahaan milik negara sebagai ujung tombak dalam kegiatan ekplorasi  dan  eksploitasi

8.   Pengaruh pemanfaatan energi migas terhadap ekonomi indonesia

9.   Efek penggunaan energi turbin tenaga angin terhdapa makhluk hidup dan masyarakat

10. Kondisi Lingkungan dengan ada nya pemanasan global/ efek rumah kaca terhadap ketahanan  energi fosil dan konsumtifitas masyarakat.

11. Efek ketahanan energi terhadap tak menentunya harga minyak mentah/ crude oil jika di tinjau dari segi ekonomi.

12. Kegiatan ekspor impor energi terutama bahan bakar terhadap sustainability /ketahanan energi nasional

13. Ketentuan akan diberikannya Subsidi BBM oleh pemerintah terhadap produk bahan bakar tertentu dinilai tidak efektif.

14. Wilayah perairan indonesia sebagai sumber energi alternatif di indonesia

15. Energi terbarukan menjadi sumber energi dengan biaya murah

16. Apakah energi terbarukan memenuhi semua kebutuhan energi kita

17. Apakah industri minyak masih industri yang menguntungkan

18. Masih bergantungnya sumber pendapatan negara pada hasil sumber daya energy

19. 20 tahun kedepan Indonesia akan beralih menuju negara yang bebas dari bahan bakar Diesel.

20. Pengembangan industri polypropylene terhadap melemahnya kondisi energi fosil.

7.      TEMPAT DAN PELAKSANAAN KEGIATAN


Kegiatan Debate Competition REAMIGAS-2017 akan dilaksanakan di Kampus Akademi Minyak dan Gas Balongan pada hari Minggu, 28 Oktober 2017 (Jadwal terlampir)





8.      DAFTAR ULANG PESERTA


  • foto 3x4 berwarna
  • Fotocopy Kartu Mahasiswa
  • Bukti kwitansi atau transfer ke pihak panitia

9.      FASILITAS PESERTA


Peserta Lomba (3 Speakers) mendapat

  • Konsumsi 1 kali makan.
  • Mendapat Buku Catatan Untuk Case Building.

10.  REWARD


  • Juara 1 dan 2 Debate Competition:

a.         Piagam Juara

b.         Uang Tunai(Juara 1:  Rp 1.500.000), (Juara 2: Rp. 1.000.000) dan (Juara 3:  Rp 500.000)

c.         Piala

11.  SUSUNAN ACARA DAN JADWAL KEGIATAN


Secara garis besar, acara dan jadwal kegiatan sbb:

  • Upacara pembukaan
  • Quarter Final Rounds
  • Semifinal Rounds
  • Grand Final

·        Penutupan

12.  KONTRIBUSI


Dalam kegiatan ini setiap tim wajib menyediakan akomodasi dan konsumsi supporter tim peserta. Konsumsi Peserta dan disediakan oleh panitia

13.  LAIN-LAIN


a)      Penggunaan materi pendukung (printed material dari internet, Koran atau majalah) hanya bisa digunakan pada saat case building saja. Sedangkan pada saat lomba materi tersebut tidak boleh diatas meja.

b)      Peserta hanya diperbolehkan membawa buku catatan dari panitia pada saat debate

c)      Penggunaan laptop, blackberry, dan perangkat lainnya untuk mengakses internet pada saat case building dan perlombaan dilarang.

d)      Pada saat perlombaan handphone harus dalam keadaan tidak diaktifkan.

e)      Peserta adalah mahasiswa S1 atau DIII aktif perguruan tinggi wilayah III (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan)

f)       Satu tim terdiri atas 3 Speaker dan 1 orang Official.

g)      Setiap peserta hanya boleh menjadi anggota sebuah tim

h)      Anggota tim tidak boleh diganti.

i)       Setiap Perguruan Tinggi berhak mengirimkan maksimal 3 (tiga) tim.

j)       Peserta (LO) Wajib mengikuti Technical Meeting.

k)      Tim boleh dibentuk dari mahasiswa beda fakultas selama masih dari Universitas yang sama.

l)       Panitia berhak mendiskualifikasi peserta apabila persyaratan di atas tidak dipenuhi.

14.  KORESPODENSI


NO
NAMA
TELP/HP
E-mail
1.

2.



Zharfan Rzqullah


081385873020







15.  PENUTUP


Demikian Buku Panduan Debate Competition -2017 ini disusun untuk menjadi pedoman bagi panitia, adjudicators, tim debaters dan LO.


LAMPIRAN-LAMPIRAN




Lampiran 1 : Daftar Istilah



REAMIGAS                                   : Rangkaian Event Akamigas

APS                                               : Asia Parliamentary System

Motion                                           : Materi yang diperdebatkan

Government Team                         : Tim pemerintah yang setuju dengan motion

Opposition Team                           : Tim oposisi yang menentang motion

Affirmative Team                          : Government Team

Negative                                        : Opposition Team

Case Building                                : Waktu yang diberikan kepada tim untuk menyusun

 materi debat termasuk komposisi pembicara

Debater                                         : Mahasiswa yang bertindak sebagai anggota tim debat

Adjudicator                                    : Jury

Lampiran 2 : Jadwal dan Kegiatan



DAY
TIME
ACTIVITY
Saturday, Oktober 28 2017
07.00 – 08.15
08.15 – 08.25
08.25 – 08.35
08.35 – 08.45
08.45 – 09.00
09.00 – 09.20
09.20 – 11.20
11.20 – 12.00
12.00 – 12.15
12.15 – 12.35
12.35 – 14.15
14.15 – 14.30
14.30 – 14.50
14.50 – 15.40
15.40 – 16.00
16.00 – 17.00
Registrasi Peserta
Sambutan Ketua Pelaksana
Sambutan Presiden BEM
Sambutan Direktur Akamigas Balongan
Match Up and Motion Launch
Case Building
Debate Quarter Final
ISHOMA + Tabulation and announcement
Match Up and Motion Launch
Case Building
Debate Semi final
Match Up and Motion Launched
Case Building
Debate Final
ISHOMA + Tabulation and announcement
Penutupan



Lampiran 3: Tugas masing-masing debater



ROLE OF SPEAKERS

Government team terdiri dari 3 speaker:

1.         First speaker

·                Mendefinisikan motion, agar debate bisa dibawa ke arah definisi yang dinyatakan oleh first speaker dari positive team. (Memberikan batasan batasan Debat)

·                Menyatakan setuju akan motion.

·                Menyampaikan team line (apa-apa yang akan disampaikan oleh masing-masing speakernya) dan team split (seputar   pembagian tugas apa yang akan disampaikan guna meyakinkan juri).

·                Menyampaikan argumennya sendiri yang mendukung motion

2.         Second speaker

·                Me-rebut (Menyanggah)  apa yang disampaikan speaker sebelumnya dari tim lawan (yaitu first speaker dari Negative  team).

·                Menyampaikan argumennya sendiri (Harus punya argument yang beda dengan first speakernya, argument baru).

·                Mendukung first speaker.

3.         Third speaker

·                Me-rebut apa yang disampaikan oleh pembicara sebelum dia (yaitu second speaker negative).

·                Menyampaikan argumen-argumen sebelumnya (tidak boleh ada argumen baru) dengan menyertakan contoh-contoh yang mendukung posisi team.

4.         Reply speaker

·                Menyampaikan kesimpulan

·                Menyampaikan kembali seluruh resume alasan, pernyataan kesetujuan team, kelebihan posisi mereka.

·                Tidak memberi rebuttal lagi.

Opposition Team (Negative )

Negative team adalah lawan dari government team. Tugasnya adalah “tidak menyetujui” motion. Negative team terdiri dari 3 speaker, tugas-tugasnya sebenarnya mirip-mirip dengan government team, tapi ada sedikit perbedaan.

1.    First speaker

·                Memberi timbal balik atas definisi motion yang telah diberikan first speaker dari positive team. (Jika Definisi dan Parameter Affirmative team diangggap terlalu ketat/ tidak dapat diperdebatkan)

·                Menyatakan ketidaksetujuan timnya akan motion yang diberikan.

·                Menyampaikan team line dan team split.

·                Menyampaikan argumennya.

2.    Second speaker

·                Me-rebut apa yang disampaikan oleh pembicara sebelum dia (yaitu second speaker dari positive team).

·                Menyampaikan argumennya.

·                Mendukung first speakernya (negative).

3.    Third speaker

·                Me-rebut apa yang disampaikan oleh pembicara sebelum dia (yaitu third speaker dari positive team).

·                Menyampaikan argumen-argumen sebelumnya (tidak boleh ada argumen baru) dengan menyertakan contoh-contoh yang mendukung posisi team.

4.    Reply speaker

·                Memberikan kesimpulan

·                Menyampaikan kembali seluruh resume alasan, pernyataan kesetujuan team, kelebihan posisi mereka.

·                Tidak memberi rebuttal lagi.